LAHAT,- Kondisi Jalan Raya lintas Pagaralam - Empat Lawang mulai dari kecamatan Suka Merindu - Kecamatan Jarai - Muara Payang sampai perbatasan kabupaten Empat Lawang provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) cukup memperhatikan.
Kerusakan jalan yang sudah bertahun -tahun ini menjadi sorotan publik, karena ratusan titik jalan berlubang cukup dalam yang berpotensi mengancam keselamatan pengendara motor dan mobil yang melintas.
Kondisi ini semakin diperparah karena jarang tersentuh perbaikan, khususnya berlaku di jalur yang kerap dilintasi oleh setiap hari oleh ribuan pengendara ini.
Pantauan media pada Rabu (11/3/2026) Lubang yang berada tepat di bagian tengah badan jalan memiliki kedalaman yang cukup mengkhawatirkan dan sering kali sulit terlihat, terutama pada malam hari atau saat hujan turun deras. Situasi ini membuat kendaraan harus ekstra waspada saat melintas.
Menurut laporan masyarakat di temui media ini sepanjang jalan lintas tersebut, yang memantau kondisi jalan, sejumlah lubang tersebar di lajur kendaraan mulai dari Desa Perandonan Pagaralam menuju kabupaten Empat Lawang sehingga bisa menyebabkan pengendara harus mengurangi kecepatan secara tiba-tiba atau malah kehilangan kendali. Hal ini sangat berbahaya, terutama bagi pengendara sepeda motor.
Warga setempat mengatakan lubang-lubang itu sudah berkembang selama beberapa waktu, sejak musim hujan lalu, dan belum ada penanganan konkret dari pihak berwenang di lokasi tersebut. Mereka berharap perbaikan bisa segera, menjelang beberapa waktu lagi akan ramai pemudik berkumpul dengan keluarga dan nyaman selamat di perjalanan.
Selain itu, pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, karna ini jalan provinsi, sebelumnya melakukan tambal sulam pada ahir tahun 2025 lalu di jalan rusak mulai dari kabupaten Empat Lawang menuju Kota Pagaralam sejumlah ruas jalan berlubang dilakukan tambal sulam namun masih banyak yang terlewati, hal inilah yang menjadi keluhan warga.
Lubang di badan jalan ini tidak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga berpotensi menimbulkan macet di titik-titik tertentu, salah satunya di dwpan kalangan Jarai, sebab kendaraan harus menurunkan kecepatan untuk menghindari bagian jalan yang rusak.
Demi mengurangi risiko kecelakaan, masyarakat setempat mengimbau para pengendara untuk mengurangi kecepatan, tetap fokus di jalan, dan menjaga jarak aman antar kendaraan ketika melintasi Jalan Raya Pagaralam menuju Kabupaten Empat Lawang dan selanjutnya. Red_(Faisal).
